Terlalu idealis, kalau saya bilang jadi arsitek merupakan cita-cita saya sejak kecil. Saya takut dibilang munafik atau terlalu terobsesi. Sampai sekarang saya masih berpendapat kalau obsesi dan impian itu beda tipis. Dan itulah yang saya coba tutupi dari pandangan orang lain karena saya takut dengan sorot mata dan penilaian orang.
Meski bidang ini benar-benar saya nikmati, tapi ada 1 hal yang mulai terasa menghambat program otak saya untuk bekerja. Itu adalah ide. Menjadi seorang arsitek yang memiliki ide-ide brilian (sorry, bil! nama lo w pake. w suka banget kata brilian) adalah impian terbesar saya, tapi 'ide' itu menghambat saya di mata kuliah estetika bentuk dan studio perancangan. SIAL! makhluk itu membuat saya kesal.
iklan susu bilang, menjadi arsitek itu harus rajin melihat/mengamati. Di sini saya merasa kurang melihat/mengamati.
Pertama, hal-hal yang saya lihat terasa biasa dan monoton. berbeda degan Bandung, dengan mall-mall, cafe, dan distro yang menarik untuk diamati.
kedua, motor. Berhubung saya belum dikirimin motor alhasil kehidupan saya hanya bergulat di jl. mendung 4 dan kampus saja, dan itu membosankan. Hobby turing dan kuliner terhambat gara-gara faktor ini.
Ketiga, warnet nanjak. Saya belum punya laptop. kata bapak laptop baru ada setelah lebaran. kalau saya ke warnet, saya harus menempuh jalan menanjak dan cukup berkelok. dan kalau saya boleh mengeluh. nyampe warnet, mood saya buat browsing langsung ilang sesampainya di sana.
solusi yang saya pilih dan saya harap bisa membantu adalah majalah. meski ada impact, tapi lagi-lagi saya belum puas dengan karya saya. menjadi plagiat, bukan selera saya. terinspirasi dari suatu hal memang halal, tapi alangkah nikmatnya kalau ide itu benar-benar datang dari organ mahakarya sang pencipta, yaitu otak.
hm... fase yang berat!
1 hal yang membuat saya masih semangat, itu adalah believe.
ada yang bilang kalau orang sukses itu pasti ngalamin jatuh bangun. seperti kalimat mutiara dalam buku 'I love me' bilang:
orang yang mencoba melakukan sesuatu dan gagal jauh lebih baik ketimbang mereka yang nggak berbuat apa-apa, tapi sukses.
N i believe that!
SPIRIT!!! =D
Rabu, 09 September 2009
Susahnya Adaptasi
Entah itu bulan atau venus, kini ia muncul di cerahnya pagi, sedangkan sang raja masih malu menampakkan dirinya. Kini, giliran saya yang mengolok-ngoloknya "hey! jadi siapa yang lebih males bangun pagi?"
Hari ini saya berhasil sahur dengan lahap, meskipun pencernaan saya belum juga pulih. "haduh, adaptasi sama wc aja susah gini!"
Menurut saya, gangguan pencernaan saya ini berawal dari wc yang digunakan bersama-sama di tempat kos. Kayanya, saya belum terbiasa buang air di tempat 'asing' (asing?). Alhasil, 5 hari sudah BAB kurang lancar (mav posting sy kali ini agak senonoh). Saudara saya bilang (dy kuliah di jur keperawatan di UNJANI), 1 hari nggak BAB = menghisap 1 puntung rokok (what?). Itu berarti 5 rokok sudah habis saya hisap. Parno menjalar hingga menembus otak. "toxic!!! pasti udah numpuk!!"
Pasti di dalam usus terdapat banyak sampah. Apalagi proses pembusukkan terus berlangsung, sedangkan fungsi usus menyerap sari-sari makanan. apa sari-sari sampah itu juga akan diserap?
Otak kanan saya mulai bekerja, memvisualisasikan semuanya. oh, tuhan!! do you have a good solution?
Hari ini saya berhasil sahur dengan lahap, meskipun pencernaan saya belum juga pulih. "haduh, adaptasi sama wc aja susah gini!"
Menurut saya, gangguan pencernaan saya ini berawal dari wc yang digunakan bersama-sama di tempat kos. Kayanya, saya belum terbiasa buang air di tempat 'asing' (asing?). Alhasil, 5 hari sudah BAB kurang lancar (mav posting sy kali ini agak senonoh). Saudara saya bilang (dy kuliah di jur keperawatan di UNJANI), 1 hari nggak BAB = menghisap 1 puntung rokok (what?). Itu berarti 5 rokok sudah habis saya hisap. Parno menjalar hingga menembus otak. "toxic!!! pasti udah numpuk!!"
Pasti di dalam usus terdapat banyak sampah. Apalagi proses pembusukkan terus berlangsung, sedangkan fungsi usus menyerap sari-sari makanan. apa sari-sari sampah itu juga akan diserap?
Otak kanan saya mulai bekerja, memvisualisasikan semuanya. oh, tuhan!! do you have a good solution?
Langganan:
Postingan (Atom)

