(by: serigala bercahaya)
Jika aku berceloteh terlalu panjang aku suka terhenti seketika. Bukan karena aku lupa. Tapi aku ingat, kamu tak suka aku yg banyak bicara. Kamu tak suka aku berceloteh karena menurutmu tak ada banyak manfaat. Meski kamu tak mengerti betapa sukanya aku bercerita apapun. Aku akan menyingkat ucapanku karena aku sadar, kamu ada benarnya.
Jika aku terlalu asik bermain dengan para kaum adam, aku selalu teringat ucapanmu. Kamu suka aku karena aku bisa menjaga diri atau menjaga jarak dengan mereka. Maka aku pun akan pergi, agar aku tetap terjaga.
Aku malas berbasa-basi, aku suka marah sama orang yg suka merugikanku juga waktuku. Aku ingin mereka tau kalau mereka salah dan aku tak suka, Aku Terlihat jutek atau apalah itu. Aku rasa aku salah besar. Tak seharusnya aku bersikap ekspresif seperti itu. aku pun diam. Dan tetap salah, karena diamku tak bisa menyembunyikan amarahku. Dan aku pun pergi karena aku tak ingin ada orang yg melihat aku menangis karena menahan amarah ini. Aku belajar itu. Namun kamu datang dan bilang, ‘aku suka juteknya kamu. ‘
Aku tak suka gaya cewe-cewe itu. Gaul memang, tapi sy kurang suka berdandan ala mereka. Dan kamu bilang, ‘ngapain ngikutin orang lain? Kita,kan, beda!’ Tersadarlah aku, aku ya aku.
Jujur saja aku merasa kehilangan. Akan rutinitas bioskop yang menggila itu. maniaknya kita, bikin aku selalu rindu dan terus terkenang jika menonton bioskop. Kamu gila! Kita gila film tepatnya! Kamu tau? Aku jadi malas nonton bioskop, meski sebenernya film adalah charge moody yg paling ampuh untukku. Aku lebih nyaman nonton DVD di kamar sepuas2nya, tanpa harus mereview beberapa kenangan itu. aku buat kamarku bak cinemas XXI, agar aku terpuaskan.
Aku sangat riang jika kita berjalan-jalan, kemana pun itu asal baru bagiku. Meski Cuma beralas kaki, atau hanya sekedar berjalan ke kampung sebelah. aku pasti senang. Bahkan kamu pun takkan tau kalau kakiku lecet saking senangnya aku berjalan-jalan. Aku suka, aku suka. Aku suka perjalanan kita yg sederhana itu.
Apalah arti jarak jika kebersamaan telah terukir? Semua tetap hidup, dengan adanya kebersamaan juga apa yg ditanam di dalamnya.
Rabu, 02 Juni 2010
Langganan:
Postingan (Atom)

