Orang bijak bilang, ‘apa yang menurut kita baik, belum tentu baik menurut Allah SWT’.Ah Sh*t, sampai sekarang saya belum juga bisa menalar kata-kata itu dengan sempurna. Buktinya aja, sampai sekarang saya masih suka sirik kalo ada temen yang masuk universitas favorit. Itu lho, tiga setan Indonesia. ITB, UGM, dan UI. Orang-orang menganggap mereka semua jenius dan bermasa depan cerah. Nggak peduli jurusannya apaan. Yang penting lebelnya tiga setan itu. Apa mereka nggak berfikir tentang arti prospek? Kenapa masyarakat memiliki pandangan yang serendah itu? Padahal bentar lagi ,kan, kita bakal masuk ke dunia globalisasi, eh salah bukan bakal, tapi sudah. Yaaa kenapa pandangan kuno itu masih juga ada?
Yang saya tau, masa globalisasi sangat membutuhkan para enterprener yang siap bersaing. Apa title itu masih berharga??
Saya masih merasa ngiris kalau ada orang yang menganaktirikan sekolah swasta. Dilihatnya hanya sebelah mata ( Pengen nabok da!). Meski akreditasi jurusannya bagus, dari pada dia ngambil negeri yang akreditasinya biasa aja. Tanggapannya Cuma ‘ooo’. Segudang pemikiran mencibir di balik semuanya. (hiaaaa,,,sikaaaaatt!!)
Awalnya saya juga masih terbenam dalam pemikiran super kuno itu. Tapi setelah saya melihat keajaiban snmptn, saya mulai tertarik untuk memikirkannya. Ternyata banyak orang pintar disana ‘gagal’. Bukan berarti dy bodoh, gk mampu, atau apalah itu. Mereka gagal karena mereka orang-orang yang idealis. Mereka punya impian, target, semangat, yang lebih daripada orang-orang yang ada di dalam sini. Apa itu adil, kalo masih aja ada orang yang melihat mereka sebelah mata?
Sy benci cibiran dari mereka-mereka yang hanya melihat title. Mereka kuno!
Kamis, 20 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


1 komentar:
Wahh, untung deh almamater saya nggak termasuk dalam 3 setan tersebut diatas :)
Kesuksesan seseorang tidak hanya dilihat dari latar belakang pendidikan ato almamater.. Kan arti SUKSES itu sendiri luas.. :)
sukses slalu ^__^
Posting Komentar