Jumat, 19 Februari 2010

prambanan ekspress

Saya melihatnya pada malam itu,
Alnitak,alnilam, dan mintaka ikut menyoroti
Wahai kaki itu begitu indah menyeret kaki-kaki yg lain
Membawa para kaum berpindah koordinat

Membawa para pelayan mengabdi
Membawakan senyum rindu
Mengiringi suatu misi
Atau sekedar menaungi orang yg kelelahan

Asap itu terlihat gagah
Kau sulut apa, aku tak mengerti
Teriakanmu membuat orang menyingkir
Karena mereka tau tugas yg kau emban

Sungguh terpesona aku dibuatmu pada malam itu
Penghalang depan ingin ku patahkan
Namun ku harus memberi jalan pada sang penguasa rel
Wahai sang kereta, sungguh ku terpesona.

Tidak ada komentar: