Jumat, 19 Februari 2010

sedikit arang u/ gunung es

Menghujat diri yg terus acuh
Arang, terus menyulut
Dingin itu bagai gunung es!
Tak cukuplah arang yg ku tabur untuk melihat sang air

Janji-janji-janji
Takkan lagi ku dorong gerobak bara itu!
Menyulutnya hingga meliuk
Khayalan atau hanya bualan

Janji-janji-janji
Takkan lagi ku pakai mantel itu!
Karena ku tak peduli akan dingin
Atau sang air

Arangku semakin menyulut dalam sukma
Batin, cukuplah gerah
Karenaku pasrah
Dialah!

Tidak ada komentar: